KA 5 – Argo Wilis

Perjalanan balik kali ini “terpaksa” harus dilakukan menggunakan moda Kereta Api. Opsi lain menggunakan

  1. Bus. Ditolak proposal nya oleh Uti si Kecil, padahal sepanjang perjalanan dia minta untuk naik Bus aja.
  2. Pesawat. Efek dari buruknya cuaca di kota Surabaya dan Bandung, serem kalau harus naik dengan kondisi cuaca seperti itu.

Diputuskan untuk naik Kereta Api di Minggu Pagi, menggunakan KA 5 – Argo Wilis. Berangkat dari Stasiun Gubeng, pukul 0700 dan target sampai di Stasiun Bandung, pukul 1906. Foto dibawah diambil ketika kereta baru datang, dan si kecil terpana melihat kereta Argo Wilis, “Ayah, naik yang ini aja, keretanya panjang…”. Sebenarnya minggu sebelumnya sudah naik kereta lokal, Kiaracondong – Padalarang – Kiaracondong, dan sudah dijanjikan minggu depannya (kemarin) untuk ke arah Cicalengka. Dan ternyata, kesampaian juga meskipun sedikit berbeda dari rencana awalnya.

Kereta Argo Wilis hanya berhenti di beberapa stasiun saja, antara lain: Surabaya Gubeng, Jombang, Madiun, Solo Balapan, Yogya Tugu, Kutoarjo, Kroya, Banjar, Tasikmalaya, Cipeundeuy, Bandung Kota. Perjalanan total memakan waktu 12 jam dan 6 menit, dan tepat waktu sesuai dengan jadwal yang tertera di ticket. Overall, perjalanan kali ini cukup nyaman, tidak ada kendala selama perjalanan. Namun bagi saya, untuk perjalanan jarak jauh Bandung-Surabaya-Bandung tetap seperti berikut urutannya: Bus > Pesawat > Mobil pribadi > Kereta Api > Jalan Kaki 😀

 

Menunggu KA 5 Argo Wilis

Menunggu KA 5 Argo Wilis