Month: March 2009

Access Specifiers dalam Java

Akses specifiers berfungsi untuk menentukan siapa yang memiliki hak untuk mengakses data tersebut. Terdapat empat access specifiers yang digunakan dalam java, public, private, protected, dan tidak ada modifier(default atau friendly). Penggunaan akses specifiers ini terbatas kepada dua tingkatan, yaitu tingkat kelas dan tingkat data(variabel dan method dalam java).
1. tingkat kelas (hanya ada didalam java)
hanya dua access specifiers yang bisa digunakan, yaitu public dan default.
• Public. Kelas bisa diakses dari mana saja.
• Default. Kelas hanya bisa diakses dari dalam package yang sama
2. Tingkat data (variabel dan method dalam java)

Access Specifiers Kelas Package Subclass Package Lain
Public Y Y Y Y
Protected Y Y Y N
No Modifier Y Y N N
Private Y N N N

Keterangan:
• Y berarti bisa diakses
• N berarti tidak bisa diakses

-Selamat Mencoba-


Menambah shortcut “command prompt” pada “klik kanan” explorer

Command prompt??? dah kuno banget ya kayaknya 🙂
tapi merupakan tools yang sangat berguna bagi para pengguna windows. Juga bagi para pengguna linux yang terbiasa menggunakan konsole, command prompt bisa jadi salah satu cara menambah “kecintaan”-nya terhadap windows, hehehehehehe.

didalam jendela Explorer, kadang fitur klik kanan bisa menjadi sarana paling cepat dan lengkap dalam melakukan sesuatu, misal untuk membuka sebuah command prompt yang lokasinya secara cepat langsung berada dalam direktori tersebut. sayangnya secara default hal itu tidak ada.

nah, berikut cara untuk menambahkan fitur pembukaan command prompt pada jendela explorer pada Windows XP
1. pada jendela explorer buka menu Tools->Folder Options
2. pilih tab “File Types”
3. pada tabel Registered File Types, pilih
pada kolom Extentions pilih NONE
pada kolom File Types pilih Folder
4. Pada kotak yang bawah “Details for ‘folder’ file type” –> pilih advanced
5. Klik        New
6. pada bagian Action ketikkan
“Command Prompt” <– tanpa petik dua lho ya
ini digunakan sebagai teks yang menandakan pilihannya saja, boleh diganti sesuka hati anda.
7. pada bagian “Application used to perform action” ketikkan
“cmd.exe”  <– tanpa tanda petik dua
8. klik OK, sampe keluar dari Folder Options
9. coba klik kanan pada tree explorer
10. done

Selamat Mencoba

-vandhall-


Ubah default port dalam server ftp

Default port terkadang bisa menjadi sebuah celah dalam server kita, server FTP misalkan. penggantian port default bisa menjadi sebuah solusi yang sederhana tapi cukup menjanjikan. dalam sebuah server ftp yang menggunakan vsftpd, bagaimanakah cara melakukannya? berikut solusinya.

0. yang kita butuhkan adalah mengedit file konfigurasi dari vsftpd. defaultnya ada pada /etc/vsftpd.conf.
1. login kedalam sistem menggunakan user root
2. Buka file /etc/vsftpd.conf dengan menggunakan sebuah editor, misal
vi /etc/vsftpd.conf
3. cari pada file tersebut baris
listen_port=21
4. kalau baris directive listen_port tidak ditemukan, tambahkan di baris manapun (bebas). umumnya ditambahkan di baris paling bawah.
5. 21 merupakan port yang digunakan saat ini, ganti dengan port yang akan kita gunakan, misal port 400, menjadi
listen_port=400
6. save file tersebut.
7. restart service vsftpd
8. coba akses kedalam server dengan menggunakan konsole, misal
ftp alamatFtpServerKita 400
9. done

selamat mencoba.

-vandhall-


%d bloggers like this: